Sejarah

SEJARAH SENAT MAHASISWA FAKULTAS AKADEMI (SEFA)   Merurut Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Nomor : 154 tahun 2006, tentang Pokok-pokok Ketentuan Pembinaan Lembaga Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Malang BAB I Ketentua...

Detail
about

Sejarah

SEJARAH SENAT MAHASISWA FAKULTAS AKADEMI (SEFA)

 

Merurut Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Nomor : 154 tahun 2006, tentang Pokok-pokok Ketentuan Pembinaan Lembaga Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Malang BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 Pengertian, mengatakan bahwa "Senat Mahasiswa Fakultas selanjutnya disingkat dengan SEFA adalah badan non structural unsur kelengkaan lembaga kemahasiswaan tertinggi di tingkat Fakultas atau Akadem Salam bidanglegislatif SEFA dipimpin Oleh seorang ketua".

Merurut Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Nomor : 154 tahun 2006, tentang Pokok-pokok Ketentuan Pembinaan Lembaga Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Malang,

BAB V

Senat Mahasiswa Fakultas/Akademi (SEFA)

Pasal 18

Kedudukan

1.        SEFA berkedudukan di Fakultas atau Akademi.

2.        SEFA merupakan representasi mahasiswa di tingkat Fakultas atau Akademi.

 

Pasal 19

Struktur

Kepengurusan SEFA sekurang-kurangnya terdiri atas :

1.        Ketua

2.        Bendahara

3.        Sekretaris

4.        Ketua-ketua Bidang sesuai dengan kebutuhan.

 

Pasal 20

Tugas dan Fungsi

1.        SEFA bertugas :

a.    Memberikan saran, usul dan pendapat kepada Pihak Fakultas atau Akademi

b.    Membuat Garis-garis Besar Program Kerja (GBPK) hal Ketua BEMFA tidak dipilih secara langsung melalui Pemilu Raya

c.    Mengawasi dan menilai pelaksanaan program kerja I dalam hal Ketua BEMFA tidak  dipilih secara langsung  melalui Pemilu Raya

d.   Memilih ketua BEMFA, dalam hal Ketua BEMFA tidak dipilih secara langsung melalui Pemilu  Raya.

2.        SEFA mempunyai fungsi :

a.    Aspirai

b.    Legislasi

c.    Kontrol

 

Pasal 21

Prosedur Pembentukan

1.        Proedur pembentukan kepengurusan SEFA dapat melalui tahap :

a.    Pemilihan

b.    Penyusunan

c.    Penetapan

d.   pengesahan

2.        Senator terpilih dalam pemilu raya, selanjutnya mengadakan Sidang Umum, yang agenda utamanya adalah :

a.    Memilih ketua SEFA

b.    Membentuk Struktutal dan pengurus SEFA

c.    Membuat Garis-garis Besar Program Kerja (GBPK) BEMFA dalam ha ketua BEMFA tidak dipilih secara langsung melalui Pemilu Raya

d.   Mempersiapkan pemilihan ketua BEMFA, dalam hal ketua BEMFA tidak dipilih secara langsung melalui Pemilu Raya.

3.        Sidang Umum dimaksud berlangsung dan harus selesai dalam waktu selambat-lambatnya 7x24 jam, sejak tanggal Senator dipilih melalui Pemilu Raya Mahasiswa.

 

Pasal 22

Pengesahan

1.        Ketua SEFA mengajukan susunan pengurus SEFA kepada Dekan/Direktur paling lambat 7x24 jam sejak tanggal Sidang Umum selesai untuk mendapatkan pengesahan

2.        Dekan/Direkturmengesahkan pengurus SEFA dengan Surat Keputusan

3.        Dekan/Direktur dapat melantik pengurus SEFA

 

Pasal 23

HAK dan Tanggung Jawab

SEFA mempunyai hak :

1.        Menyampaikan pendapat, usul dan saran kepada Pimpinan Fakultas/ Akademi untuk pengembangan Fakultas/Akademi.

2.        SEFA bertanggung jawab secara kelembagaan kepada Dekan/ Direktur.

3.        SEFA bertanggung jawab secara fungsional kepada semua mahasiswa Fakultas/ Akademi yang mekanismenya diatur oleh SEFA.

 

Pasal 24

Sidang-sidang

1.        SEFA mengadakan sidang pengurus sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam setahun

2.        Sidang pengurus dapat berbentuk :

a.    Sidang pleno

b.    Sidang paripurna

c.    Sidang komisi

d.   Sidang khusus bila dipandang perlu

e.    Sidang raya

3.        Mengenai sistem, fungsi dan mekanisme sidang-sidang tersebut akan diaturoleh SEFA

4.        Bila dipadang perlu siding-sidang tersebut dapat mengundang Dekan/Direktur, dana tau BEMFA.

5.        Sidang raya merupakan media mekanisme pertangung jawaban Senat Fakultas (SEFA)

6.        Sidang Raya dilaksanakan minimal setahun sekali.

 

Pasal 25

Masa Bakti, Pemberhentian, dan Penggantian

1.        Masa bakti pengurus SEFA adalah 1 (satu) tahun, khusus jabatan ketua tidak dapat diperpanjang dan dipilih lagi untuk periode berikutnya.

2.        Pengurus SEFA diberhentikan karena:

a.    Masa baktinya sudah habis, atau

b.    Meninggal dunia, atau atas kemauaannya sendiri, atau

c.    Melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku di UMM, atau

d.   Tidak melaksankan tugas sebagai pengurus, atau

e.    Tidak memenuhi persayaratan lagi sebagai pngurus lembaga kemahasiswaan.

3.        Dekan dan Direktur memberhentikan pengurus SEFA dengan surat keputusan

4.        Dalam keadaan tertentu untuk kepentingan lembaga kemahasiswaan ketua SEFA dapat melakukan penggantian pengurus antar waktu (PAW)

5.        Dekan/Direktur dapat menetapkan pengantian pengurus SEFA antar waktu dengan surat ketetapan.

Dengan adanya Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Nomor : 154 tahun 2006, tentang Pokok-pokok Ketentuan Pembinaan Lembaga Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Malang, seluruh fakultas yang ada di Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai Lembaga Kemahasiswaan “Senat Mahasiswa Fakultas selanjutnya disingkat dengan SEFA”.

Shared:

Sejarah